Menggali frame of reference konsumen via kompetisi Facebook

Satu lagi kampanye marketing yang menggunakan Facebook sebagai mediumnya. Kali ini dari penyedia teknologi storage Hitachi Data Systems yang membuka kompetisi video klip pendek bertemakan ‘Sharing Cloud Innovation.’ Hadiahnya, dua tiket ke Tokyo, Jepang. Kompetisi berlangsung hingga Januari 2010.
Dalam kompetisi ini yang terbuka bagi individu ini, fesbuker menggambarkan bagaimana pandangan mereka tentang ‘komputasi awan’ atau cloud computing dengan cara yang inovatif dan inspiratif, melalui video klip pendek berdurasi satu menit.
Pemenang dipilih berdasarkan popularitas plus penilaian juri. Popularitas video klip diukur dari banyaknya “Liked” yang diperoleh. Bobot penilaian dari popularitas video adalah 40% dan 60% dari dewan juri yang beranggotakan tim marketing dari Hitachi Data Systems Asia Pasifik.
Berikut cara mengikuti kompetisi ini: buat video klip satu menit tentang apa makna “cloud.” Kemudian, post video tersebut ke halaman Facebook kompetisi ini (Hitachi Data Systems Sharing Cloud Innovation). Tag 10 orang teman dan ajak sebanyak-banyaknya. Tata cara bisa dilihat di halamannya Facebooknya disini.
—-
Konsep ‘komputasi awan’ cukup menantang untuk dikomunikasikan kepada audience, bahkan kepada mereka yang berlatar belakang IT sekalipun. Workshop dan seminar adalah sarana yang pas untuk menjelaskan komputasi awan ini kepada orang IT. Lewat workshop, mereka bisa langsung melihat dan mengoperasikan komputasi awan.
Target audience kampanye Sharing Cloud Innovation ini adalah masyarakat umum sebagai pengguna akhir dari komputasi awan. Buat mereka, yang penting adalah benefit dari komputasi awan bagi kehidupan sehari-hari, tidak peduli bagaimana infrastruktur TI di belakangnya. Sebagai teknologi yang sedang berkembang, pada tahap ini benefit komputasi awan masih terbatas bagi mereka yang mengelola sistem TI, misalnya tingkat utilisasi yang lebih baik atau provisioning yang lebih cepat.
Akan tetapi, cepat atau lambat komputasi awan akan berdampak bagi para pengguna akhir, masyarakat umum. Lewat kompetisi semacam ini, marketer bisa menggali insight masyarakat. Namun bukan menemukan needs dan wants mereka terhadap komputasi awan, tetapi untuk menjajaki field of experience atau frame of reference masyarakat. Field of experience tentang awan ini berguna bagi marketer ketika merencanakan program komunikasi tentang komputasi awan.
Bagi marketer yang bergerak di bidang teknologi, field of experience atau frame of reference sangat penting karena yang dikomunikasikan hampir selalu sesuatu yang baru, inovasi baru. Gap antara marketer dan audience bisa jadi sangat sangat lebar, dibandingkan dengan misalnya di produk konsumen. Tantangannya adalah bagaimana mengkomunikasikan inovasi itu dengan ide-ide yang mudah dimengerti masyarakat, dengan konsep-konsep yang selama ini ada dalam masyarakat. Dalam kompetisi video ini, Hitachi ingin menggali bagaimana ‘awan’ itu ada di benak masyarakat.
Bagusnya lagi, persepsi tentang ‘awan’ itu sudah dalam bentuk visual ! Jadi penasaran bagaimana orang menganggap awan.
Categories: Marketing, New Media Tags: cloud computing, facebook, field of experience, hitachi data systems